Tekanan darah seseorang dapat naik maupun turun setiap harinya, akan tetapi bagaimana jika tekanan darah terus meningkat dan naik dalam masa tertentu, hal inilah yang menyebabkan tekanan darah tinggi seseorang menjadi meningkat yang disebut dengan hipertensi.
Gangguan pada tekanan darah dapat menyebabkan kerusakan dan gangguan penyakit lainnya seperti jantung atau serangan jantung, ginjal, stroke, mata dan hal yang paling mengerikan adalah berdampak pada kematian. Tekanan darah yang semakin meningat dan tinggi membuat kerja jantung menjadi lebih cepat dan keras, sehingga dapat melukai pembuluh darah arteri dan organ tubuh lainnya.
Gangguan darah tinggi atau hipertensi ini tidak menunjukkan gejala atau tanda yang mudah untuk dikenali sebagai ciri dari darah tinggi, namun apabila tekanan darah mengalami peningkatan dan semakin naik akan berlangsung seumur hidup. Umumnya darah tinggi ini hanya dimiliki pada mereka yang berusia diatas 40 tahun, namun saat ini dari banyaknya kasus penyakit yang disebabkan oleh darah tinggi ini juga dapat terjadi pada mereka yang masih berusia muda, dewasa muda.
Penyebab darah tinggi meningkat disebabkan oleh banyak faktor yang seharusnya dapat kita hindari atau setidaknya dapat di cegah sedini mungkin untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya tekanan darah tinggi secara mendadak.
Berikut ini ada beberapa faktor penyebab dari darah tinggi meningkat dan naik :
1. Faktor Keturunan
Dari sebuah penelitian secara medis untuk membuktikan adanya faktor keturunan dari penyebab darah tinggi ini ditemukan adanya suatu gen pembawa darah tinggi yang diturunkan dari salah satu gen orang tua atau gen lainnya yang diturunkan pada anak. Faktor keturunan dari suatu penyakit yang dibawa orang tua akan membawa dampak lebih besar dan resiko lebih tinggi dibanding dari orang tua.
2. Faktor Usia
Usia juga memainkan peranan penting dalam suatu gangguan penyakit atau kesehatan lainnya. Walaupun kenyataannya darah tinggi banyak mendera pada mereka yang berusia tua, namun tak menutup kemungkinan usia muda pun memiliki resiko yang sama menderita darah tinggi. Seiring bertambahnya usia seseorang tekanan darah dapat naik atau turun atau mungkin tetap stabil. Tentunya dengan menjaga pola asupan makanan, menjaga kondisi psikologis dari stress, rajin berolahraga dan melakukan latihan fisik yang dapat menjaga fungsi organ jantung tetap sehat.
3. Faktor Garam
Garam yang sejatinya digunakan sebagai pelengkap rasa dari suatu sajian masakan atau panganan, ternyata memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap tekanan darah seseorang cepat meningkat. Hal ini disebabkan karena garam memiliki senyawa yang sangat kuat yang mudah larut dalam darah sehingga apabila kadar garam yang dikonsumsi ini tidak dapat dikendalikan akan menyebabkan tekanan darah semakin meningkat.
Penggunaan garam disarankan untuk dikurangi khususnya bagi mereka penderita diabetes mellitus, hipetersni ringan, seseorang yang sudah berusia tua. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi peningkatan tekanan darah secara cepat.
4. Faktor Kolesterol
Seseorang yang memiliki penyakit kolesterol yang umumnya dengan banyaknya kandungan lemak berlebih dalam darah yang disebabkan oleh adanya penumpukkan kolesterol pada dinding pembuluh darah, sehingga membuat pembuluh darah mengalami penyempitan dan peyumbatan yang kemudian akan berakibat pada tekanan darah yang semakin meningkat. Disarankan untuk mengendalikan kolesterol sedini mungkin sebagai upaya pencegahan dari gangguan tekanan darah tinggi.
Gambar skema tubuh penderita darah tinggi yang menyebabkan resiko pada gangguan jantung, pembuluh darah, gagal ginjal, stroke dan otak.
5. Faktor Obesitas / Kegemukan
Kegemukan atau obesitas ini dapat dikendalikan. Mereka yang memiliki bobot tubuh lebih dari atau diatas 30 % dari berat badan ideal, memberi peluang yang cukup besar menderita tekanan darah tinggi.
6. Faktor Stress
Stress dan keadaan emosi lainnya merupakan bagian dari psikologis yang masih dapat dihindari, karena stress dengan cepat memacu hormon adrenalin dan hormon stress seseorang yang kemudian berdampak pada tekanan darah tinggi yang semakin meningkat.
7. Faktor Rokok
Rokok diketahui mengandung bahan-bahan berbahaya selain nikotin, rokok memang disinyalir sebagia salah satu penyebab dari datangnya suatu gangguan penyakit yang salah satunya adalah tekanan darah tinggi. Bahaya rokok sudah banyak diketahui masyarkaat sebagai pembawa dampak negatif bagi gangguan kesehatan yang menyebabkan timbulnya suatu penyakit komplikasi seperti diabetes mellitus, serangan jantung dan stroke.
8. Faktor Kafein
Sebaiknya untuk menghindari minuman yang mengandung kadar kafein yang dapat ditemukan pada kopi dan teh, maupun minuman yang mengandung soda. Minuman yang mengandung kafein dapat menyebabkan peningkatan darah tnggi.
9. Alkohol
Minuman atau makanan yang mengandung alkohol, seperti minuman tuak, bir , wiski, makanan yang menggunakan ragi, memberi peluang yang sangat besar terdapat darah tinggi.
10. Kurang Olahraga
Melakukan olahraga yang rutin dan rajin minimal 2-3 kali dalam seminggu dengan melakukan olahraga ringan selama per 30 menit dapat membantu menjaga fungsi organ jantung tetap sehat dan tekanan darah pun akan tetap normal dan stabil.